202.95.10.87 – Hukum judi online menurut islam adalah haram,kata judi dalam bahasa arab adalah maisir, maisir bila diartikan ke bahasa indonesia adalah judi, judi dalam arti dalam islam dan secara garis besar adalah suatu transaksi antara satu orang atau lebih dengan menggunakan jasa ataupun barang yang merugikan salah satu pihak dan hanya menguntungkan satu pihak saja dengan cara mengaitkan peristiwa transaksi dengan suatu tindakan dan kejadian tertentu. Apapun nama judi dan baik dilakukan secara langsung maupun online tetap saja dalam islam itu adalah perbuatan yang sangat dilarang karena merupakan perbuatan syaitan yang sedang menjerat manusianya untuk berbuat dosa.

Di jaman sekarang diera digital sosial media yang semakin berkembang malah menjadi sangat marak dan terkenal soal judi online, banyaknya situs yang menyediakan aplikasi atau grup judi membuat judi online semakin banyak dikenal dan diminati, karena judi online bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja tanpa harus repot mencari tempat dan berkumpul.

Namun banyak sekali orang yang melanggar aturan larangan dalam islam padahal dirinya mengaku sebagai seorang muslim yang beriman tapi menganggap bahwa judi adalah sebagian dari kerja keras dan sah – sah saja apabila mereka menang, padahal hal tersebut salah besar, karena yang namanya judi baik menang atau kalah tetap saja haram dan kata haram dalam bentuk apapun itu berarti tidak boleh dilakukan.

Maka Allah menurunkan ayat – ayat yang terdapat pada Alqur’an yang berisi tentang dosanya seorang yang berjudi dan dilarangnya berjudi yang bertujuan untuk memudahkan manusia mengingat Allah dan agama islam yang sangat melarang perbuatan judi, berikut pembahasan arti dari ayat – ayat Alqur’an tentang judi 202.95.10.87.

3 Arti Ayat Al-Qur’an Yang Membahas Tentang Haramnya Berjudi

  1. Seperti yang dikutip dalam QS. Al – Baqarah:219 yang menjelaskan bahwasannya jika mereka bertanya kepada kita terkait khamar dan judi maka kita disuruh menjawab pula kepada mereka yang bertanya, diantara khamr dan judi adalah perbuatan yang sama – sama berdosa dan dilarang namun ada pula manfaatnya, tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya, maka dari situlah kita disuruh untuk lebih berfikir untuk tidak melakukannya daripada kita mendapat dosa yang sangat besar.
  2. Lalu ada pula kutipan terdapat pada QS. Al – Maidah:9 dengan kesimpulannya yang menjelaskan tentang khamar dan berjudi adalah termasuk perbuatan setan. Mencari nafkah dengan cara mengundi keberuntungan juga termasuk didalamnya semuanya perbuatan setan dan kita disuruh untuk menjauhi perbuatan itu agar lebih beruntung, maksutnya lebih beruntung adalah jika kita menuruti yang diperintahkanNya maka jelas akan lebih banyak manfaatnya daripada kita menuruti perbuatan setan maka akan lebih merugikan kita.
  1. sedangkan dalam QS. Al – Maidah:91 dijelaskan bahwa setan itu sangat menginginkan kita untuk menjadi musuh satu sama lain dan membenci sesama manusia lantarannya dari hasutan setan untuk membujuk kita melakukan perbuatan yang dilarang islam dan dilarang oleh Allah yaitu khamar dan judi, ketika melakukan perbuatan yang dilarang justru akan dimudahkan oleh setan bukan Allah lalu dari situlah setan memanfaatkan kita supaya kita lebih fokus terhadap judi dan lupa akan adanya Allah dan kewajiban kita yaitu Shalat  waktu dan dzikir – dzikirnya, maka hal tersebut harus dijauhi sesuai dengan perintah Allah.

Itulah arti dari ayat ayat Alqur’an yang mengandung tentang larangan berjudi, adapun Tafsir yang dijelaskan oleh menurut beberapa para ahli agar lebih dimengerti oleh pembaca.

  1. Tafsir menurut Al-Wajiz dalam ayat 219 QS.Al – Baqarah : Allah memberi pengertian kepada mereka yang bertanya kepada nabi tentang hukum bagi yang meminum khamar dan berjudi dan juga yang menjualnya atau menyediakannya, maka Allah mengajarkan untuk menjawab bahwa perbuatan itu adalah dilarang dan akan membahayakan dirinya dan lainnya yang dimiliki.
  2. Tafsir menurut al – Muyassar dalam ayat 90 QS.Al – Maidah : Wahai orang – orang yang beriman kepada Allah dan rosulNya serta melaksanakan yariatNya, sungguh khamar, yaitu segala yang memabukkan dan menutup kesadaran, dan maisir, yaitu perjudian, yang terkait dengan jenis pertaruhan dan lainnya, yang didalam prakteknya, dan anshab, yaitu batu yang diambil kaum musyrik melakukan penyembelihan di sisinya sebagai bentuk pengagungan terhadapnya, dan semua orang ditegakkan untuk diibadahi agar dapat dipindagkan sendiri, dan azlam, seperti anak – anak yang dipindahkan orang – orang kafir, sebelum bergerak untuk melakukan sesuatu atau mengurungkan niat darinya. Sebenarnya semua itu merupakan perbuatan dosa dan tipu daya yang dibuat indah oleh setan. Maka jauhilah perbuatan – perbuatan dosa tersebut.
  3. Tafsir menurut al – Mukhtashar dalam ayat 91 QS.Al – Maidah : Sesungguhnya tujuan setan mengungkap minuman keras dan perjudian adalah memunculkan rasa permusuhan dan ebencian dalam hati antar sesama dan memalingkan orang dari zikir juga shalat. Apakah kalian – wahai orang – orang mukmin sudah meninggalkan perbuatan – perbuatan tersebut? Tidak ada keraguan tentang hal yang lebih pantas bagi kalian. Maka berhentilah dari perbuatan – perbuatan dosa tersebut.

Nah ayat Alqur’an diatas yang merupakan pembahasan yang mengandung bahwasannya judi itu haram dalam islam, dan demikian penjelasan tentang hukumnya berjudi dalam islam dan sudah tercantum jelas di beberapa ayat – ayat dalam Alqur’an, sebagai seorang muslim yang mengenal Allah maka jauhilah perbuatan yang musrik dan lebih baik mencari penghasilan dengan cara yang halal dijalan Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *